Operasi Jelang Natal, Polisi Amankan Puluhan Kondom, Belasan PSK dan Pria Hidung Belang

Dua personel Polresta Surakarta menunjukkan kondom dari hasil operasi kepolisian di sebuah hotel kelas malati di Solo, Jawa Tengah, Kamis (28/12/2017).
Dua personel Polresta Surakarta menunjukkan kondom dari hasil operasi kepolisian di sebuah hotel kelas malati di Solo, Jawa Tengah, Kamis (28/12/2017).

Berita Terbaru  – Aparat Polresta Surakarta gencar melaksanakan operasi penyakit masyarakat untuk menciptakan iklim kondusif menjelang pergantian tahun 2017 di Solo, Jawa Tengah, Kamis (28/12/2017) siang.

Dalam operasi pekat yang menyasar dua hotel kelas melati di Solo tersebut, polisi menemukan puluhan kondom dan mengamankan belasan PSK serta pria hidung belang.

“Tidak hanya PSK, operasi juga menyasar pemabuk, premanisme, pengamen dan lainnya yang meresahkan warga. Apalagi pada saat menjelang perayaan Tahun Baru 2017,” kata Kanit Dalmas Polresta Surakarta, AKP Suyono kepada awak media di Solo, Kamis.

Para PSK dan pria hidung belang yang terjaring dalam operasi tersebut digelandang ke Mapolresta Surakarta. Mereka selanjutnya didata dan dilakukan pemeriksaan. Pendataan dilakukan agar mereka jera, sehingga tidak mengulangi perbuatannya.

asiadominoqq054C

Aparat bersenjata lengkap turut serta dalam operasi tersebut. Mereka disiagakan untuk mengamankan lokasi selama berlangsungnya operasi tersebut.

Pada Rabu (27/12/2017), Polresta Surakarta menggelar operasi yang sama dan berhasil mengamankan belasan anak punk dan pengamen. Mereka tertangkap lantaran menenggak minuman keras (miras) dan meminta uang secara paksa terhadap warga saat mengamen.

“Ada instruksi dari Kapolri bahwa Natal dan tahun baru harus dilaksanakan operasi kepolisian dengan sasaran penyakit masyarakat. Ada perjudian, minum-minuman keras, meminta minta dengan paksa atau preman,” kata Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Agus Puryadi.

Baca juga : Ridwan Kamil: Di Pilkada Jabar Penuh Drama

Menurut Kasatreskrim, operasi kepolisian dengan sasaran pekat tersebut hampir setiap hari dilaksanakan. Operasi melibatkan semua satuan kepolisian yang ada di Jajaran Polresta Surakarta. Mulai dari Satuan Narkoba, Satuan Kriminal, Sabhara, dan Satuan Intelkam. Semua saling bersinergi untuk membersihkan pelaku kejahatan terkait penyakit masyarakat.

Advertisements

Ridwan Kamil: Di Pilkada Jabar Penuh Drama

Ridwan Kamil saat menggelar pertemuan bersama Ketua DPW Partai NasDem, Saan Mustopa, Ketua DPW PPP Ade Munawaroh dan Ketua DPW PKB Saiful Huda.
Ridwan Kamil saat menggelar pertemuan bersama Ketua DPW Partai NasDem, Saan Mustopa, Ketua DPW PPP Ade Munawaroh dan Ketua DPW PKB Saiful Huda. (Dokumentasi Tim Media Ridwan Kamil)

Berita Terbaru – Calon wakil pendamping Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat tak kunjung terjawab. Setelah sempat terdesak lantaran dipaksa segera menentukan calon pendamping, kini kendali pemilihan calon wakil diserahkan kepada tiga partai pendukung, yakni Partai NasDem, PPP, dan PKB.

Emil, begitu ia disapa, mengatakan Pilkada Jabar saar ini penuh drama seiring dengan dinamika yang terus berkembang menuju tanggal pendaftaran.

“(Pemilihan wakil) sudah diserahkan kepada DPP. Di pilkada jabar penuh drama-drama,” ucap Emil seraya tertawa, saat ditemui usai meresmikan gedung Bandung Creative Hub, Kamis (28/12/2017).

Emil menuturkan, penentuan pemilihan calon wakil diserahkan ke petinggi partai atas ragam pertimbangan.

“Keputusannya tidak bisa diselesaikan di Jabar, tapi di level DPP karena Jabar dihitung sebagai konstelasi pemilihan daerah yang sangat besar nomor dari di sisi pemilih, maka keputusan ada di para ketua DPP,” ucapnya.

asiadominoqq054C
Sebelum memutuskan penentuan calon wakil gubernur diserahkan kepada petinggi partai, Emil sempat berinisiatif meminta opini dari sejumlah tokoh Jabar untuk memberi penilaian terhadap enam kandidat wakilnya. Opini tokoh itu, lanjut Emil, tetap akan disertakan sebagai bahan masukan bagi para petinggi partai.

“Masukan dari tokoh Jabar tetap akan jadi pertimbangan. Jadi saya menunggu kabar posisinya bagaimana urusan wakil, saya akan menerima. Hari ini masih negosiasi di level DPP,” jelasnya.

Baca juga : Polisi Buru 7 Pelaku Penjarahan Toko Pakaian di Depok

https://playv.kompas.com/9fce14858443147921c620/085c14943041642afea855_default/index?vid=6da81514003773a18fa914_cmsv

Peta politik pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat berubah setelah Golkar menarik dukungan kepada Ridwan Kamil.

Doa dan Harapan di Ibadah Malam Natal

Sebelum Jarah Toko Pakaian, Geng Motor di Depok Berencana Tawuran

Ketua geng motor berinisial HB dan beberapa anggota lainnya tertangkap di perbatasan Depok-Bogor.
Ketua geng motor berinisial HB dan beberapa anggota lainnya tertangkap di perbatasan Depok-Bogor.

Berita Terbaru – Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiharto mengatakan, sebelum menjarah toko pakaian, geng motor “Jepang” berencana tawuran dengan kelompok lain. Geng “Jepang” bergabung dengan geng “Rawamaya Beji Rasta” untuk menyerang kelompok tertentu.

Namun, mereka tak menemui kelompok itu. Akhirnya mereka malah menjarah toko pakaian Fernando.

“Kelompok ini gabungan. Rencana akan melakukan tawuran, tetapi karena lawannya diketahui tidak ada di lokasi, akhirnya melakukan aksi yang terjadi waktu itu,” ujar Didik saat dihubungi, Kamis (28/12/2017).

asiadominoqq054C

Didik mengatakan, geng “Jepang” dan geng “Rawamaya Beji Rasta” berteman. Kedua geng itu diduga memiliki musuh sama.

Baca juga: Pernah Diculik, Pria Ini Bertemu Orangtua Kandungnya Setelah 20 Tahun

“Dia diundang salah satu kelompok geng ‘Jepang’, awalnya akan melakukan tawuran dengan kelompok lain. Nah, terindikasi kelompok ‘Rawamaya’ dan ‘Jepang’ ini bersahabat, tetapi dengan kelompok lain dia ada perselisihan,” katanya.

Sebelumnya, video aksi penjarahan kios di Depok viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 27 detik itu, terlihat seorang penjaga toko tengah mengelap manekin.

Beberapa saat kemudian, puluhan orang dengan menggunakan sepeda motor mendatangi toko itu dan menjarah barang-barang yang ada di sana.

Seusai menjarah barang di toko tersebut, para pelaku yang sebagian membawa senjata tajam langsung pergi menggunakan sepeda motor.

Aksi pencurian tersebut terekam CCTV dan rekaman video itu dengan cepat menyebar luas di media sosial.

Pernah Diculik, Pria Ini Bertemu Orangtua Kandungnya Setelah 20 Tahun

Salah satu korban penculikan, Zhang (tengah) berkumpul kembali dengan keluarganya setelah terpisah selama 20 tahun.

Berita Terbaru Zhang (24), pria asal Yibin, provinsi Sichuan, tidak mengira akan dapat bertemu kembali dengan kedua orangtuanya setelah terpisah selama hampir 20 tahun.

Zhang sempat menjadi korban penculikan dan dijual para sebuah keluarga ketika berusia 4 tahun.

Namun berkat program pusat data DNA milik pemerintah, dia bersama enam korban penculikan lainnya, dapat dipertemukan kembali dengan keluarga mereka.

Dikutip dari SCMP, Zhang mengisahkan dirinya ingat saat dia dibawa seorang wanita ketika sedang bermain sendirian di kota kelahirannya pada tahun 1998.

asiadominoqq054C

Ketika itu dia menerima makanan dari perempuan tak dikenal yang langsung membuatnya mengantuk dan tertidur.

Saat sadar dia sudah berada 2.000 kilometer dari kampung halamannya dan dijual kepada satu keluarga di Yongan, provinsi Fujian.

September lalu, Zhang memberikan sampel DNA-nya kepada program pusat data milik pemerintah, yang kemudian berhasil mencocokkannya dengan data orangtuanya.

Mereka kemudian dipertemukan untuk pertama kali sejak 20 tahun lalu dalam sebuah acara yang digelar Departeen Keamanan Publik di Nanchong, provinsi Sichuan pada Rabu (27/12/2017).

Kasus penculikan anak masih menjadi kasus yang kerap terjadi di China dengan setidaknya terjadi 10.000 kasus setiap tahunnya.

Selama sepuluh tahun terakhir, Kementerian Keamanan Publik telah membangun sebuah pusat data DNA nasional, mendorong para orangtua yang kehilangan anaknya karena penculikan maupun mereka yang sedang mencari keluarga mereka untuk memberikan sampel darah dan DNA.

Hasilnya, pihak berwenang telah mengungkap enam kasus besar dan menemukan 52 korban penculikan melalui program pusat data DNA.

Namun tidak dijelaskan apakah pelaku penculikan juga berhasil ditangkap.

Polisi Buru 7 Pelaku Penjarahan Toko Pakaian di Depok

Polres Depok menampilkan para tersangka geng motor pelaku perampokan toko pakaian.
Polres Depok menampilkan para tersangka geng motor pelaku perampokan toko pakaian.

 Berita Bola – Polisi masih memburu anggota geng motor yang ikut menjarah toko pakaian di Kota Depok, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Setidaknya, masih ada tujuh orang yang diburu Polresta Depok.

“Ada 7 orang lagi yang sudah teridentifikasi ikut dalam aksi kemarin maupun beberapa aksi peristiwa pidana yang terjadi,” ujar Kapolresta Depok AKBP Didik Sugiharto saat dikonfirmasi, Kamis (28/12/2017).

Didik mengatakan, ketujuh orang tersebut berasal dari geng motor yang berbeda. Sebelum melakukan aksi, kedua geng tersebut janjian melalui media sosial.

“Ada yang masuk geng Jepang, ada yang masuk geng RBR,” ucapnya.

asiadominoqq054C

Didik mengatakan, saat ini penyidik masih di lapangan memburu para pelaku. Ia berharap, para pelaku segera menyerahkan diri.

“Kami tentunya mengimbau kepada semua yang kemarin terlibat aksi kejahatan, baik yang terjadi di toko pakaian maupun di tempat tempat lainya yang sudah kami identifikasi menyerahkan diri ke Polres Depok,” kata Didik.

Baca juga: Ritual Pakai Celana Pendek, 2 Pencuri Bobol Rumah Dosen dan Hakim

Sebelumnya diberitakan, video aksi penjarahan kios di Depok viral di media sosial. Dalam video berdurasi 1 menit 27 detik itu, terlihat seorang penjaga toko tengah mengelap manekin.

Beberapa saat kemudian, puluhan orang dengan menggunakan sepeda motor mendatangi toko itu dan menjarah barang-barang yang ada di sana.

Seusai menjarah barang di toko tersebut, para pelaku yang sebagian membawa senjata tajam langsung pergi menggunakan sepeda motor.

Aksi pencurian tersebut terekam CCTV dan rekaman video itu dengan cepat menyebar luas di media sosial.

Ritual Pakai Celana Pendek, 2 Pencuri Bobol Rumah Dosen dan Hakim

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu (kiri) memperlihatkan tersangka kasus pembobolan rumah di Mapolres Lhokseumawe,Kamis (28/12/2017)
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu (kiri) memperlihatkan tersangka kasus pembobolan rumah di Mapolres Lhokseumawe,Kamis (28/12/2017)(Kontributor Lhokseumawe, Masriadi )

Berita Bola – Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu bersama timnya menangkap dua tersangka kasus pembobolan rumah dan pencurian mobil di Desa Meunasah Mesjid, Cunda, Kota Lhokseumawe, Kamis (28/12/2017).

Keduanya yaitu ES (35) warga Muara Dua, Kota Lhokseumawe, residivis kasus senjata api dan penembakan, serta YU (31), warga Kuta Makmur, Kabupaten Aceh Utara yang juga residivis kasus narkoba.

“Menariknya ketika beraksi, ada ritual dari mereka ini, mengenakan celana pendek sebagai syarat agar pemilik rumah tertidur pulas dan aksi mereka tak diketahui,” sebut AKP Budi kepada wartawan di Mapolres Lhokseumawe.

Kasus itu awalnya diketahui saat seorang dosen Universitas Malikussaleh, Adi Safyan, melaporkan kehilangan mobil di rumahnya di Desa Panggoi, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, 17 Desember 2017 lalu.

asiadominoqq054C

Selain mobil, barang yang hilang yaitu satu laptop, dua telepon seluler, tiga dompet, satu kunci sepeda motor dan uang tunai Rp 1 juta lebih.

“Mereka ini juga yang membobol rumah seorang hakim di Kota Lhoksukon, Aceh Utara. Mereka ini bertiga, kita baru tangkap dua, satu lagi berinisial AR, sudah kita masukan dalam daftar pencarian orang,” terangnya.

Baca juga : 5 Drama Politik di DPR Sepanjang 2017

Selain itu, sambung AKP Budi, polisi sedang mendalami keterlibatan mereka dalam tindak pidana lainnya.

“Untuk AR itu kita imbau menyerahan diri. Karena, kita akan cari sampai ketemu kalau dia tak menyerahkan diri,” pungkasnya.

https://playv.kompas.com/9fce14858443147921c620/085c14943041642afea855_default/index?vid=fec9151437097048aef856_cmsv

Polisi hingga kini terus mendalami kasus perampokan di hari Natal yang merugikan korban hingga satu miliar rupiah.